KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Memasuki Kuartal III, industri pembiayaan mengalami pertumbuhan pada pembiayaan mobil baru. Data dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, pembiayaan mobil baru Juli 2019 sebesar Rp 135,2 triliun, naik 6,87% dibanding periode yang sama tahun lalu yang sebesar Rp 126,5 triliun.

Pertumbuhan tersebut juga dirasakan oleh Mandiri Tunas Finance meskipun hanya tumbuh tipis. Direktur Mandiri Tunas Finance Harjanto Tjitohardjojo mengatakan, pembiayaan mobil baru pada Juli 2019 sebesar Rp 15,8 triliun, tumbuh tipis dibanding periode yang sama tahun lalu yang sebesar Rp 15,7 triliun.

“Tumbuh tipis karena pasar otomotif yang belum meningkat dan cenderung stagnan,”kata Harjanto Tjitohardjojo kepada Kontan.co.id, Rabu (11/9).

Meskipun hanya tumbuh tipis, MTF yakin pembiayaannya akan tumbuh lebih baik. Karena MTF telah menyiapkan strategi khusus, seperti mengembangkan pembiayaan kendaraan komersial seperti pikap dan truk.

Selain itu, perusahaan juga membuka cabang di daerah Pluit untuk memperkuat cakupan area di Jakarta Utara. Tak hanya itu, MTF akan Membuat aktivitas atau event seperti pameran dan weekend sales di sisa tahun ini dan kerjasama dengan online digital platform.

“Target MTF di tahun ini Rp 29 triliun memang perlu diversifikasi produk untuk mencapai target karena penjualan mobil baru cenderung stagnan dan tidak naik di tahun ini,” jelas Harjanto Tjitohardjojo.

Harjanto juga bilang, di semester II ini industri pembiayaan dengan mengalami kompetisi yang lebih ketat akibat beberapa perusahaan pembiayaan yang sebelumnya fokus di alat berat saat ini juga masuk ke pembiayaan mobil baru.

Adapun konsumen aktif MTF saat ini sekitar 300.000 orang dengan dengan bunga per tahun sebesar 3,5% yang setiap tenor berbeda bunganya.

 

Artikel ini diambil dari https://keuangan.kontan.co.id/news/pembiayaan-mobil-baru-tumbuh-tipis-hingga-juli-simak-strategi-mtf-hingga-akhir-tahun