KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Sama halnya seperti perbankan, industri asuransi juga tidak akan agresif menambah kantor pemasaran. Pengembangan kanal digital menjadi salah satu alasannya.

Seperti misalnya, PT Asuransi Wahana Tata (Aswata) yang juga akan semakin serius dalam mengembangkan bisnis via online. Tahun ini, perusahaan menyebut akan agresif dalam mengembangkan kanal digital sehingga ada beberapa project untuk kanal digital salah satunya meluncurkan aplikasi baru.

Menurut Presiden Direktur Aswata Christian Wanandi, saat ini pihaknya telah memiliki 75 kantor cabang yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia. Dari jumlah itu, sebut Christian, telah mencukupi untuk menjangkau bisnis di berbagai kota.

“Tahun lalu cabang baru hanya tambah satu dan tahun ini masih akan ada rencana ekspansi lagi tambah dua kantor perwakilan di Jawa,” kata Christian kepada Kontan.co.id, Senin (12/2).

Sekedar tahu, tahun ini Aswata membidik pertumbuhan premi 10% dari realisasi tahun lalu sebesar Rp 1,9 triliun. Pihaknya masih akan mengandalkan lini bisnis kendaraan bermotor dan properti sebagai penyumbang premi terbesar.

PT Asuransi Cakrawala Proteksi Indonesia juga demikian. Meski akan tambah jaringan namun perusahaan juga akan mengoptimalkan kanal digital di tahun ini.

Vice President Director Cakrawala Proteksi Nicolaus Prawiro mangatakan, tahun lalu perusahaan ekspansi enam kantor cabang di Alam Sutra, Bogor, Palu, Kendari, Bengkulu dan Medan. Setiap cabang, sebut Nicolaus, perusahaan mengucurkan investasi Rp 750 juta hingga Rp 1 miliar.

Sehingga di tahun lalu secara total Cakrawala Proteksi telah memiliki sebanyak 28 kantor cabang termasuk kantor pusat. “Tahun ini akan ada empat lagi, Pare-pare dan Jember sudah diresmikan, tinggal Palangkaraya dan Karawang,” kata Nicolaus kepada Kontan.co.id, Senin (12/2).

Jumlah penambahan kantor tersebut terbilang lebih rendah ketimbang tahun 2017. Sebab, tahun ini perusahaan juga berencana merilis aplikasi anyar. Nantinya, aplikasi ini digunakan sebagai kanal pemasaran produk yang simpel seperti asuransi kebakaran untuk rumah dan kantor, asuransi kendaraan dan asuransi kecelakaan diri.

 

Artikel ini diambil dari http://keuangan.kontan.co.id/news/asuransi-tidak-banyak-tambah-jaringan-pilih-kembangkan-digital